Saat ini, kubu calon presiden incumbent gencar mengkampanyekan iklan pilpres satu putaran. Alasan utamanya adalah penghematan anggaran. Alasan lainnya, rakyat pemilih akan jenuh jika pemilihan presiden berlarut-larut karena sudah mengikuti pemilu legislatif dan juga pilkada-pilkada. Belum lagi masa kampanye yang juga dapat menyebabkan kejenuhan, dan dikhawatirkan apatisme, rakyat pemilih terhadap proses demokrasi ini. Benar apa tidak, ya ?
Terlepas dari benar atau tidak klaim pengusung kampanye ‘pilpres satu putaran’ ada fenomena menarik yang mengundang aku si wong cilik ini untuk berkomentar. Aku bukan pendukung salah satu calon presiden, bahkan kemungkinan akan kembali menjadi pendukung pemenang pileg lalu, yakni golput, dikarenakan domisili saat ini di Jakarta, sementara hak pilih terdaftar di Pekalongan. Lalu, apa yang menarik untuk dikomentari ?
Aku hanya tidak paham, mengapa kubu lawan-lawan calon presiden incumbent begitu menghujat kampanye ‘pilpres satu putaran’ ini ? Beragam alasan mereka lontarkan, padahal kampanye ini bukanlah kampanye hitam (black campaigne) yang semestinya ditentang.
Tim JK-Wiranto Nilai Kampanye ‘Pilpres Satu Putaran’ Meneror Rakyat
Ferry Mulsidan Baldan: Kampanye Pilpres Satu Putaran Menyesatkan
Sekretaris Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo Hasto Kristiyanto menilai kampanye pilpres satu putaran sebagai upaya mengkebiri hak-hak rakyat dalam memberikan suaranya.
Prabowo: Kalau Mau Murah, Tidak Usah Pemilu
Ray Rangkuti: Pilpres Satu Putaran Berlebihan
Boni Hargens: Pilpres Satu Putaran Nggak Masuk Akal
JK Serang SBY: Iklan Pilpres Satu Putaran Tak Demokratis!
Jika dirunut, masih banyak lagi orang yang menghujat iklan kampanye pilpres satu putaran. Sungguh, sebagai orang awam, aku selalu bertanya-tanya, adakah yang salah dengan pilpres satu putaran ? Bukankah itu lebih baik, terlepas dari siapa pun pemenangnya, tidak harus pengusung kampanye tersebut, yang penting tidak curang atau menyalahi aturan ?
Aku hanya melihat satu hal, para pesaing incumbent tidak yakin bisa menang (kalau menang) dalam satu putaran, jadi kampanye pilpres satu putaran ini dinilainya sebagai kampanye pilpres dengan pemenang incumbent karena pasangan SBY-Boediono dianggap paling berpeluang menang satu putaran. Padahal, belum tentu toh…
Oleh sebab itu, adalah lucu ramai-ramai menghujat ‘pilpres satu putaran’ siapapun yang mengkampanyekannya. Buatku pilpres satu putaran lebih baik daripada 2 putaran, lebih baik lagi pilpres 0 putaran (hehe.. nggak usah pilpres dong kalau gitu). intinya, jika bisa lebih cepat lebih baik, bukan ? Itu baru Pro Wong Cilik!!!
Jadi, tidak ada salahnya pilpres satu putaran. Bagaimana menurut anda ?
Filed under: berita , berita pilpres, berita politik, kampanye pilpres, pilpres satu putaran

betul pak..2014 gak usah ada pilpres lagi..
huhu…
gak ding, tetap pilpres 1 atau 2 putaran, pemenangnya..hmmm, pasti dong Mrs and Mr…
assalamu alaikum wr. wb.
alhamdulilah…
Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
Lho, maksudnya? Ga Nyambung & Ga Jelas? :-\
Sudah saatnya kita ganti sistem!
Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!
Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
(seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!
Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.
Lihat saja buktinya di
http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!
Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.
Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
secara sempurna dan menyeluruh.
mulai dari diri sendiri.
mulai dari yang sederhana.
dan mulai dari sekarang.
Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
wassalamu alaikum wr. wb.
Semoga aja yang terpilih nanti yang terbaik,
bisa memajukan bangsa….
yang baik yang menang
ya jelas ada yang salah dong! Dikatakan kampanye tidak diakui oleh SBY. Dikatakan bukan kampanye ajakan memilih no. 2. Jadi, satu putaran tidak perlu dikampanyekan apalagi tdk jelas status kampanyenya bgt..lo. Kampanyenya sendiri buang2 uang sj, berikan fakir miskin kan baik. Kalo rakyat memilih calon ternyata satu putaran, kan sudah cukup, gak perlu diajak-ajaklah…. Alasan hemat sama sekali tidak rasional…………. kan jadinya… kalo untuk itu juga buang uang iklan ……… jika ternyata rakyat memilih dua putaran…