jump to navigation

Menyikapi Euforia Pelantikan Obama 21 Januari 2009

Posted by bewegaleri in Personal.
Tags: ,
trackback

Baru-baru ini semua media massa, baik cetak maupun elektronik, diramaikan oleh hiruk pikuk kemeriahan pelantikan Obama sebagai presiden Amerika ke-44. Jangankan di negeri asalnya, di negara kita pun, pelantikan presiden pertama kulit hitam dalam sejarah Amerika itu menjadi sajian utama.

Mengapa Obama begitu dielu-elukan, bahkan oleh sebagian kita yang berada jauh di asalnya? Obama menawarkan perubahan. Itulah yang diharapkan banyak pihak. Benarkah Obama akan membawa perubahan ?

Obama memang pernah tinggal di Indonesia. Obama memang keturunan seorang Muslim dari Kenya, Afrika. Namun Obama tetaplah Obama, seorang warga Amerika. Ia menjadi pemimpin di sebuah sistem pemerintahan yang sudah ada. Ia tidak bisa merubah banyak hal, kecuali mungkin beberapa. Yang akan terjadi adalah ia yang akan menyesuaikan dengan dengan sistem yang ada.

Dalam pidatonya di depan para donaturnya dari kalangan Yahudi, Obama memastikan bahwa Israel akan mendapatkan Yerusalem sebagai ibukota negara Zionis itu.

Dalam pidato pelantikannya, Obama tidak menyinggung sama sekali tragedi kemanusiaan yang baru saja terjadi di Gaza. Seluruh dunia mengutuk tragedi itu dan menganggap Israel sebagai penjahat perang. Namun Obama, sebagai pemimpin Amerika yang konon sangat mengagungkan HAM, malah tidak bereaksi apa-apa. Standar ganda Amerika ini akan tetap dipertahankan, siapa pun presidennya, karena sistemnya memang sudah demikian.

Jadi, layakkah kita ikut-ikutan euforia menyambut pelantikan Obama?

Komentar»

1. bintangcomp - 21 Januari 2009

SELAMAT BARACK HUSSEIN OBAMA!!
Rangkaian kalimat dengan kata-kata indah bergaya ku tuliskan kepadamu. Taburan ratna mutu belaian cinta ku ucapkan kepadamu, sebagai pernyataan selamatku atas kemenanganmu, presiden amerika ke-44, Barack Obama.

Suatu pernyataan “selamat” sebenarnya lebih pantas diucapkan dengan mulut disertai jabatan tangan : tapi karena waktu itu aku ketinggalan antri, maka pernyataan itu baru kini dapat kusampaikan melalui blog ini.

Banyaklah sudah aku mengenal pemimpin Amerika yang ulung; namun rasa kagumku hanya terpancang kepadamu. Bukan karena latar belakang historimu, pernah tinggal di Indonesia atau kau dari golongan minoritas Amerika. Bagiku visi-misi kampanyemu, membayangkan suatu lambaian kasih, mendamaikan dunia. Kau tawarkan new leadership of America, seolah aku terbang di pesawangan.

Dalam meghadapi masalah terorisme, perdamaian di Timur Tengah, Hambatan ekonomi global, dan serangan-serangan datang lainnya, kau hadapi dengan tenang tanpa meninggalkan adat budaya Amerika, walaupun dalam hati tak sepenuhnya aku percaya kepadamu, sebelum aku menerima apa yang ku harap.

Pesanku “Berjalan pelihara kaki, berkata pelihara lidah.” inilah harapanku kepadamu.

Sekali lagi kuucapkan “Selamat buat presiden baru, Barack Hussein Obama”

“Selamat Bary!!” “Good Luck!!”

sumber:www.asyiknyaduniakita.blogspot.com

2. gadis rantau - 21 Januari 2009

itu sesuatu hal yang sangat disesalkan sekali. kenapa dalam pidato pelantikanya,obama tak sedikitpun mau menyinggung soal tragedi yang menjadi tangis dunia ini. kupikir, dengan sikapnya itu akan banyak yang akan memberi reaksi nantinya.
*god postng*

3. izandi - 23 Januari 2009

kayaknya media juga kayak gimana gt….
mentang2 mr.obama sd-nya di indonesia
berharap sih dia ga suka perang2 kayak pendahulunya itu

4. bewegaleri - 23 Januari 2009

mudah2an, mas. mudah2an juga dia bisa mengubah sistem standar ganda “pulisi dunia” itu.

5. jasmin - 23 Januari 2009

kalo menurutku seeh . . . kebijakan luar negeri obama gak akan jaoh-jaoh beda dengan presiden ASu yg lain.
pasti akan melakukan banyak pelanggaran HAM dan mengacaukan perekonomian dunia dengan faham kapitalismenya….


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s