Senang sekali rasanya ketika bersua kawan lama, meskipun lewat dunia maya. Setelah terpisah hampir 15 tahun lamanya, terakhir kali berpisah setelah lulus SMA tahun 1994, aku kembali dapat menyapa Ndean. Obrolan pun terjadi, ngalor-ngidul menceritakan berbagai hal, mulai dari pekerjaan, keluarga, dan pengalaman-pengalaman menarik selama ini.
Aku turut bergembira ketika dia mengabarkan bahwa istrinya sudah melahirkan anak keduanya dengan selamat, meskipun harus melalui operasi cesar. Sang istri ternyata mengidap penyakit Torch. TORCH adalah istilah untuk menggambarkan gabungan dari empat jenis penyakit infeksi yaitu TOxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes. Keempat jenis penyakti infeksi ini, sama-sama berbahaya bagi janin bila infeksi diderita oleh ibu hamil. Anaknya yang pertama tidak terselamatkan karena penyakit tersebut.
Pada kehamilannya yang kedua pun, penyakit Torch kembali menyerang istrinya sehingga harus menjalani pengobatan dan perawatan agar ibu dan janin yang dikandungnya selamat. Alhamdulillah mereka selamat.
Berbicara tentang penyakit yang menyerang ibu hamil ini, kebetulan istriku juga sedang hamil 5 bulan, Ndean pun memberikan nasehat agar aku selalu memeriksakan kehamilan istriku dengan rutin. Jangan sampai ada gangguan yang dapat membahayakan janin dan ibunya. Menurutnya, sehat itu mahal.
Tentu saja aku sependapat dengan dia, bahwa lebih baik kita mengeluarkan biaya lebih banyak pada awal kehamilan dan kemudian melahirkan bayi dengan selamat dan ibunya tidak kurang apapun. Namun aku tidak sependapat dengan pendapatnya bahwa sehat itu mahal.
Mengapa banyak orang mengatakan sehat itu mahal? Kalau demikian adanya, tentu orang-orang miskin tidak bisa memperoleh kesehatan, dong. Sehat itu anugerah alamiah yang diperoleh setiap makhluk hidup yang harus dijaganya. Caranya, tentu dengan gaya hidup sehat.
Menurutku, yang mahal itu orang sakit yang ingin sehat. Dia harus mengeluarkan banyak biaya untuk mendapatkannya. Jadi, baik sehat maupun sakit tidak mahal. Orang bisa memperoleh kesehatan dengan berperilaku hidup sehat, tidak harus mahal. Untuk sakit pun bahkan lebih mudah lagi. Nah, jika sakit ingin sehat, itu yang mahal. Apalagi sakit jaman sekarang. Ampun deh..
Menurut anda bagaimana?

2 Juli 2008 at 14:02
wah, jaman sekarang sehat (dan biaya untuk tetap sehat) mahal, apalagi sakit, jika ingin sehat lebih mahal lagi.
2 Juli 2008 at 14:05
bukan masalah sehat atau sakit mas, jangan sampai deh sakit jaman sekarang ini. kalaupun “terpaksa” sakit ya pilih yang ringan-ringan saja dan tidak menguras kantong.
4 Juli 2008 at 19:06
iya jaman sekarang mah apapa mahal..sehat aja mahal..ckckck